free html hit counter Cara Menghindari Makanan Dan Minuman Yang Haram

Cara Menghindari Makanan Dan Minuman Yang Haram


bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram

Bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram?

  1. Lihat terdapat label halal atau tidak
  2. lihat kandungan makanan atau minuman itu apakah terdapat bahan yg diharamkan
  3. Simaklah dimana anda membeli makanan atau minuman itu
  4. Cari toko makanan dan minuman halal di google maps

Bagaimana cara menghindari makanan dan minuman yang haram – Santapan yang kalian makan tidak cuma mempengaruhi terhadap kesehatan jasmani saja, hendak namun pula bisa pengaruhi kesehatan rohani. Hingga dari itu, kalian wajib menjauhi bermacam santapan serta minuman haram ini supaya ibadah senantiasa mudah.

Santapan serta minuman haram dalam Islam disebutkan dalam Al- Qur’ an serta hadis.

Sebagaimana Allah SWT berfirman, yang maksudnya:

“ Serta makanlah santapan yang halal lagi baik dari apa yang Allah sudah rezekikan kepadamu, serta bertakwalah kepada Allah yang kalian beriman kepada- Nya.”( QS. Al- Maidah ayat 88).

Bangkai serta Babi

Bangkai( Al- Maitah)

Santapan serta minuman haram yang awal merupakan bangkai. Sebagaimana yang dipaparkan pada Al- Qur’ an Pesan Al- Maidah ayat 3, yang maksudnya:

“ Diharamkan bagimu( memakan) bangkai, darah, daging babi,( daging hewan) yang disembelih atas nama tidak hanya Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, serta diterkam fauna buas, kecuali yang pernah kalian menyembelihnya, serta( diharamkan bagimu) yang disembelih buat berhala.”

Di Dalam Al- Qur’ an Pesan Al- Maidah ayat 3 Allah SWT sudah menarangkan kalau diucap dengan bangkai serta diharamkan buat dimakan apabila terdapat hewan yang mati secara tidak normal ataupun tanpa lewat proses penyembelihan yang disyariatkan dalam ajaran islam, semacam:

– Hewan yang mati dalam kondisi tercekik

– Hewan yang mati sebab dipukul dengan memakai sesuatu benda

– Hewan yang mati sebab terjatuh dari ketinggian

– Hewan yang mati sebab tertanduk oleh hewan lainnya

– Hewan yang mati sebab diterkam oleh fauna buas,

Kemudian bila saat sebelum hewan tersebut mati kalian pernah menyembelihnya hingga dapat halal serta pula dapat haram. Dikatakan haram apabila hewan tersebut disembelih atas nama tidak hanya Allah SWT.

Hendak namun Islam membagikan pengecualian terhadap 2 bangkai, ialah ikan serta belalang, dimana bangkai dari kedua hewan tersebut merupakan halal hukumnya. Perihal ini cocok dengan Sabda Rosulullah SAW:

Maksudnya“ Kami dihalalkan 2 bangkai serta darah. Ada pula 2 bangkai tersebut merupakan ikan serta belalang. Sebaliknya 2 darah tersebut merupakan hati serta limpa.”( HR. Ibnu Majah).

Babi

Merujuk pada sural Al- Maidah ayat 3, Babi tercantum ke dalam salah satu santapan serta minuman haram. Tidak cuma dagingnya saja yang diharamkan, hendak namun segala bagian dari badan babi yang diolah baik dalam wujud santapan ataupun produk yang lain diharamkan buat disantap serta dipergunakan.

Hewan yang Memakan Kotoran serta Disembelih atas Nama Tidak hanya Allah

ilustrasi Daging/ copyright pixabay. com/ Gratis Photos

Hewan yang Disembelih atas Nama Tidak hanya Allah SWT

Dalam sebagian ayat Al- Qur’ an semacam Pesan Al- Maidah ayat 3 serta Pesan Al- Baqarah ayat 173 sudah mengatakan bahwasannya hewan yang disembelih atas nama tidak hanya Allah hukumnya merupakan haram.

Secara logika sudah jelas kalau hewan ialah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang diperuntukkan untuk manusia buat penuhi kebutuhan hidupnya. Salah satunya merupakan bagaikan bahan mengkonsumsi.

Allah SWT sudah berfirman, yang maksudnya:

“ Serta janganlah kalian memakan binatang- binatang yang tidak diucap nama Allah kala menyembelihnya.

Sebetulnya perbuatan yang semacam itu merupakan sesuatu kefasikan. Sebetulnya setan itu membisikkan kepada kawan- kawannya supaya mereka membantah kalian; serta bila kalian menuruti mereka, sebetulnya kalian tentulah jadi orang- orang yang musyrik.”( QS. Al- An’ am ayat 121)

Al- Jalalah( Hewan yang Memakan Kotoran)

Yang diartikan dengan al- jalalah merupakan seluruh tipe hewan baik yang berkaki 2 ataupun berkaki 4 yang makanannya merupakan kotoran, baik itu kotoran manusia ataupun kotoran hewan yang lain.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“ Rasulullah Shallallahu‘ alaihi wa sallam melarang dari memakan jallalah serta susunya.”[Hadits Riwayat. Abu Daud, Tirmidzi, serta Ibnu Majah)

Ada pula alibi kenapa Al- jallah diharamkan merupakan sebab terdapatnya pengaruh dari kotoran yang dimakan hewan- hewan tersebut pada pergantian bau serta rasa dari daging serta susu yang dihasilkan dari hewan- hewan tersebut. Hendak namun bila pengaruh dari kotoran tersebut sudah lenyap, hingga hukum memakan hewan- hewan tersebut jadi halal.

Darah yang Mengalir serta Minuman Keras

Darah yang Mengalir

Santapan serta minuman haram berikutnya merupakan darah yang mengalir. Dalam Al- Qur’ an Pesan Al- An’ am ayat 145 dipaparkan kalau tidak hanya bangkai serta daging babi, darah yang mengalir pula diharamkan buat dimakan.

Bersumber pada pada analisis kimia, menampilkan kalau darah memiliki uric acid( asam urat) dengan kandungan yang lumayan besar, sehingga apabila disantap hendak beresiko untuk kesehatan.

Komsumsi darah bagaikan santapan ataupun minuman ialah kerutinan orang- orang jahiliyyah dulu, dimana darah dari hewan yang terkumpul kala mereka sembelih semacam unta ataupun hewan yang lain nantinya hendak mereka olah jadi santapan ataupun minuman.

Dalam Al- Qur’ an pesan Al- An’ am sudah disebutkan kalau yang diharamkan itu merupakan darah yang mengalir, jadi dengan demikian darah- darah sisa yang masih menempal pada daging ataupun tulang hewan yang disembelih bukanlah diharamkan.

Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah sempat mengatatakan kalau“ Komentar yang benar, kalau darah yang diharamkan oleh Allah merupakan darah yang mengalir. Ada pula sisa darah yang melekat pada daging, hingga tidak terdapat satupun dari golongan ulama’ yang mengharamkannya.”( dinukil dari Al- Mulakhas Al- Fiqhi)

Minuman Keras ataupun Khamar

Minuman keras ataupun khamar pula tercantum ke dalam santapan serta minuman haram. Minuman keras yang diartikan dalam tipe minuman ini merupakan minuman yang memiliki alkohol serta diharamkan dalam islam seluruh minuman yang memabukkan.

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut ini.

“ Seluruh yang memabukkan merupakan khamar serta seluruh khamar merupakan haram.”( HR. Muslim)

Minuman yang Diminum dalam Bejana Emas

Umat islam dilarang meminum minuman yang diletakkan dalam bejana emas sebab ini merupakan satu wujud perihal yang berlebih- lebihan serta sikap orang kafir. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut ini.

Janganlah kamu minum dengan bejana yang dibuat dari emas serta perak serta jangan pula kamu makan dengan piring yang dibuat dari keduanya. Sebab beberapa barang tersebut merupakan buat mereka( orang- orang kafir) kala di dunia.”( HR Bukhari)

Hewan yang Diperintahkan Agama buat Dibunuh serta yang Dilarang

Hewan yang Diperintahkan oleh Agama buat Dibunuh

Santapan serta minuman haram berikutnya adalah

hewan yang diperintahkan agama buat dibunuh. Ada pula hewan- hewan yang diperintahkan buat dibunuh merupakan sebagimana hadist berikut:

Dari Aisyah Radiyallahu Anha, bahwasannya Nabi Muhammad SAW sempat bersabda:

Maksudnya“ 5 hewan fasik yang sebaiknya dibunuh, baik di tanah halal ataupun haram ialah ular, tikus, anjing gelap.”( HR. Muslim serta Bukhari)

Dari Ummu Syarik, bahwasannya dia sempat mengatakan:

Maksudnya“ Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam memerintahkan biar menewaskan tokek/ cecak”[HR. Bukhari serta Muslim)

Hewan yang Dilarang Agama buat Dibunuh

Santapan serta minuman haram berikutnya merupakan hewan yang dilarang agama buat dibunuh. Imam Syafi’ i serta para teman dia sempat berkata kalau“ Tiap hewan yang dilarang dibunuh berarti tidak boleh dimakan, sebab seandainya boleh dimakan, pasti tidak hendak dilarang membunuhnya.”

Nabi Muhammad SAW sempat bersabda:

Maksudnya“ Dari Ibnu Abbas mengatakan: Rasulullah melarang menewaskan 4 hewan: semut, tawon, burung hud- hud serta burung surad.”[HR. Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, serta Ibnu Hibban)

Di dalam hadist yang lain, Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pula sempat bersabda:

Maksudnya:“ Dari Abdur Rahman bin Utsman Al- Qurasyi bahwasanya seseorang tabib sempat bertanya kepada Rasulullah tentang kodok/ katak dijadikan obat, kemudian Rasulullah Shallallahu‘ alaihi wa sallam melarang membunuhnya”[HR. Ahmad, Abu Daud, Nasa’ i,

Al- Hakim, serta Baihaqi)

Hewan Bertaring serta Burung Berkuku Tajam

Hewan yang Bertaring

Hewan yang bertaring pula tercantum dalam santapan serta minuman haram. Nabi Muhammad SAW sempat bersabda, yang maksudnya:

“ Rasulullah SAW sudah melarang memakan tiap fauna bertaring dari tipe fauna buas serta tiap tipe burung yang berkuku tajam( buat mencengkram).”( HR. Muslim)

Hadis di atas sudah menarangkan kalau hukum memakan fauna bertaring dari tipe fauna buas semacam beruang, anjing, serigala, harimau, serta lain sebagainya merupakan haram hukumnya.

Walaupun tidak terkategori bagaikan hewan buas, hendak namun tikus terkategori ke dalam tipe hewan yang menjijikkan, sehingga haram buat dimakan, sebaliknya hewan bertaring lain yang tidak tercantum dalam jenis fauna buas semacam kelinci ataupun tupai, diperbolehkan buat dimakan.

Sama halnya dengan biawak, hewan ini yang tercantum hewan buas jadi salah satu list santapan yang haram buat di mengkonsumsi. Biawak yang jadi hewan sangat jarang serta di proteksi ini merupakan hewan buas walaupun tidak membuktikan taringnya.

Burung yang Berkuku Tajam

Tidak hanya hewan yang bertaring, dalam hadis Nabi Muhammad SAW di atas pula mengharamkan komsumsi daging dari burung yang mempunyai kuku yang tajam semacam burung elang, burung garuda, serta lain sebagainya. Burung- burung tersebut umumnya menggunakan kuku- kuku mereka yang tajam buat keperluan mencari mangsa, ialah buat mencengkeram mangsanya.

log in

reset password

Back to
log in