free html hit counter Yamaha Aerox Modifikasi Terkece

Yamaha Aerox Modifikasi Terkece


Yamaha Aerox Modifikasi
Sumber Gambar Dari : Google image

Yamaha Aerox Modifikasi kepunyaan Ananda Muhammad Adriansyah punya tongkrongan sporty namun kalem.
Bikers Yamaha Aerox tentu memodifikasi motornya supaya tampil lebih sporty.
Hal tersebut cocok dengan DNA Yamaha Aerox tersebut sendiri.
Yamaha Aerox berkelir putih milik lelaki asal Surabaya ini dimodifikasi biar lebih sporty, tetapi tetap kalem.
“Saya enggak inginkan modifikasi yang terlalu gampang kelihatan mata mas, lagipula bagian pemilihan warna,” ungkap Nanda, sapaan akrabnya.

“Makanya saya jajaki tetap minimalis, tetapi tetap anggun dan sporty,” sambungnya.
“Saya lebih konsentrasi ke detailing dan pemakaian element aftermarket yang enggak terlampau banyak,” tambahnya.
Meski masih menggunakan body standar, tetapi Nanda mempermanis dengan mengolah kelirnya.
“Untuk bodi hanya saya repaint saja mas,” sambungnya.
“Warnanya kini putih lembayung biru,” tambahnya.
Yang cukup mencolok, terdapat di unsur kaki-kakinya.

Kaki-kaki Yamaha Aerox Modifikasi dibongkar overall dengan pemakaian monosok dan pelek gambot.
“Saya buat monosok, custom arm, kemudian custom posisi engine mounting juga, biar middle antara ban depan dan belakang,” tambah Nanda.
“Peleknya gunakan aftermarket yang biasa digunakan matic lowrider, cukup rare,” sambungnya.
Nanda menambahkan, guna lebar tapak pelek depan three” dan belakang 5″.

“Kalau ban gunakan Pirelli Diablo Rosso, ukuran depan a hundred and twenty/60, sementara belakang one hundred fifty/70,” sambungnya.
Selain mengolah kaki-kaki, unsur crankcase, CVT, sama mesin dikrom Nanda biar ngebling-bling.
Nanda pun merombak headlamp LED original dengan pemasangan projie (proyektor).
“Headlampnya saya pasangin projie dari AES,” kata Nanda.

“Saya coak lokasi tinggal headlampnya biar projienya dapat masuk,” tambah Nanda.
Untuk menggendong kaki-kakinya, Nanda pun melakukan ubahan di mesin Aerox miliknya.
“Biar ngga lemot ketika digunakan using, mesinnya telah saya porting polish,”
“Nah di CVT, saya benak atik derajat pulley, kemudian ganti curler 10 gram,”

“Per CVT-nya ganti gunakan Honda PCX CBU, throttle body pun saya gedein di tuner,” katanya.
Biar menunjang mesinnya, Nanda mengandalkan knalpot aftermarket dari Rockvan.
Sektor pengereman juga diolah menggunakan kaliper, grasp rem, dan selang rem dari RCB.
Sisanya, sejumlah komponen aftermarket tersemat di Aerox kepunyaan Nanda sebagai finishing.

“Handgrip gunakan RCB, deal with rem custom aftermarket, underbone RCB, visor MHR, monoshock Answer, dan baut-baut bodi gunakan Probolt,” tukas Nanda.

Data Yamaha Aerox Modifikasi

Motor: Aerox one hundred fifty five
Konsep: Elegant appearance
Ban: Pirelli Diablo Rosso, a hundred and twenty/60 (depan) a hundred and fifty/70 (belakang)
Headlamp: Custom projie AES
Velg (ukuran): 5 inch (belakang), three inch (depan)
Pengereman: RCB (Kaliper, grasp rem, selang rem)
Visor: MHR
Handgrid: RCB
Knalpot: Rockvan
Baut-baut Bodi: Probolt
Mesin: Porting polish
CVT: Derajat pulley, ganti curler 10 gram, according to CVT Honda PCX.
Monoshock: Answer.
Throttle body diagungkan di tuner.
Custom arm monoshock.
Custom engine mounting.
Chrome mesin, cvt, crankcase.

log in

reset password

Back to
log in